Dispertan Sampang Salurkan 77 Ribu Kartu Tani

  • Bagikan
Suyono Plt Kepala Dinas Pertanian Sampang

SAMPANG, NewsRepubkik.com – Kabar gembira bagi para petani di Kabupaten Sampang. Pasalnya untuk mengatasi kelangkaan pupuk subsidi, pemerintah Indonesia semenjak tahun 2018 mengadakan program kartu tani, dimana kartu tersebut awal di mulai dari pulau Jawa.
Program kartu tani selain untuk alokasi pupuk subsidi kepada kaum petani, juga bisa digunakan untuk penjualan hasil panen tanpa perantara, pembayaran kredit tanpa usaha, tabungan, serta bisa meminimalisasi kerugian finansial jika di bandingkan dengan cara konvensional.

Sementara itu, untuk di Sampang sendiri semenjak Januari 2020 sudah sekitar 50% kartu tani yang sudah terealisasi ke petani yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten sampang.

Seperti yang di sampaikan Plt Kepala Dinas pertanian (Dispertan) sampang, Suyono, menurutnya sudah ada sekitar tujuh puluh tujuh (77) ribu kartu tani yang sudah di berikan ke petani.
“Sebagian sudah diberikan, namun kartu itu untuk saat ini masih belum bisa digunakan, karena masih menunggu Input data e-RDKK,” terang Suyono saat di temui di ruang kerjanya, Senin (27/7/20).
Untuk penyaluran tahap selanjutnya, pihaknya masih menunggu data dari masing-masing kelompok tani (Poktan) karena harus di verifikasi terlebih dahulu.

“Karena masih ada sebagian data yang tidak cocok dan masih banyak yang belum mendaftar, jadi pihak PPL bekerja sama dengan kelompok segera melakukan pendataan,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau para petani yang masih belum menerima kartu tani tersebut, untuk segera mendaftar dan berkoordinasi dengan kelompok tani yang ada masing-masing wilayahnya.
“Untuk mendapatkan pupuk subsidi petani harus mempunyai kartu tani, kalo tidak punya kartu tersebut. Maka secara otomatis dia tidak bisa membeli pupuk dengan subsidi, dengan harga tiga kali lipat,” pungkasnya. (jk/kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: