Kartu Tani di Sampang Mulai di Aktifkan

  • Bagikan

SAMPANG, NewsRepublik.com- Semenjak direalisasikan mulai Bulan Januari 2020, program kartu tani di sampang sudah mulai diaktifkan sejak 1 September kemarin. Hal itu untuk mengatasi kelangkaan pupuk subsidi yang sering terjadi di kalangan kaum petani.

Selain untuk mengatasi kelangkaan pupuk subsidi, kartu tersebut juga berfungsi sebagai tabungan untuk petani, dan tolak ukur kebutuhan pupuk petani sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Sementara di lain sisi, mulai diaktifkan kartu tani itu, menuai banyak pertanyaan dari kalangan petani yang masih proses pengajuan. Pasalnya mereka tidak bisa membeli pupuk ke kios di wilayahnya karena tidak memiliki kartu tani.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas pertanian (Dispertan) Sampang, Suyono dirinya mengatakan, untuk pengaktifan kartu tani bukan di pihaknya melainkan pihak perbankan yaitu BNI. Sementara untuk mengatasi petani tidak bisa membeli pupuk subsidi ke kios setempat karena tidak memiliki kartu tani, pihaknya menekankan agar petani mengecek data dirinya di kios tersebut.

“Bisa dicek apakah datanya masuk di e-RDKK tahun 2020 atau tidak,” terangnya saat dihubungi melalui Via Telepon, Kamis (03/9/20).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, ketika ada petani yang masih belum memiliki kartu tani, pihaknya meminta petani tersebut agar berkoordinasi dengan Kelompok Tani (Poktan) yang berada di wilayah masing-masing, untuk segera mendaftarkan identitasnya ke petugas yang berada di kecamatan.

“Jika data petani itu tidak ada di e-RDKK tahun 2020, maka petani itu tidak bisa membeli pupuk subsidi, melainkan harus membeli yang Non subsidi,” tegasnya.

Sekedar informasi, semenjak Januari 2020 hingga Juli tercatat ada sekitar 77 Ribu kartu tani yang sudah tersalurkan. Sementara hingga saat ini proses pengajuan masih terus berlanjut. (Jk/kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: