Petani Camplong, Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Jenis SP-36

SAMPANG, Newsrepublik.com- Sempat mengalami keterlambatan pengiriman Pupuk Bersubsidi beberapa waktu lalu, sehingga mengakibatkan sejumlah petani kebingungan untuk melakukan penebusan Pupuk Subsidi di kios resmi. Kini petani kembali keluhkan kelangkaan Pupuk Bersubsidi jenis SP-36.

Pasalnya sudah hampir beberapa waktu lalu pupuk jenis tersebut sangat sulit untuk didapatkan. Menurut salah satu petani asal Camplong. M Rudi mengatakan, dirinya sudah sempat menanyakan di salah satu kios resmi terkait pupuk jenis SP-36, Namun pihak kios mengatakan tidak ada, dengan alasan masih ada keterlambatan pengiriman.

Bacaan Lainnya

“Sudah kami datangi untuk menebus jenis pupuk SP-36, Namun pihak kios mengatakan masih ada keterlambatan pengiriman terkait pupuk tersebut,” kata Rudi salah satu petani asal Camplong. Senin (09/11/20).

Seperti yang diketahui, sejak Pertengahan Bulan Oktober kemarin di wilayah Kabupaten Sampang sudah mulai turun hujan. Sehingga aktivitas petani untuk bercocok tanam sudah di lakukan bahkan sebagian benih yang mereka tanam sudah mulai tumbuh.

Di mana untuk menunjang hasil pertanian milik para petani, tak lepas dari pemupukan secara optimal. Sehingga menurutnya tanpa pupuk jenis tersebut hasil pertanian miliknya kurang maksimal alias menurun.

“Kalo tidak pupuk SP-36 (Pupuk Hitam Bahasa petani) hasil pertanian kami terancam kurang maksimal,” ungkapnya.

Sementara di tempat terpisah Plt Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Sampang, Suyono menanggapi keluhan para petani tersebut. Pihaknya mengatakan akan melakukan koordinasi dengan distributor.

“Terima kasih atas infonya, akan kami koordinasikan dengan Distributornya,” Tulis Suyono melalui pesan singkat WhatsApp.

Lanjut Kadis, Selain itu pihaknya juga memberikan arahan ke para petani, untuk menggunakan jenis pupuk jenis lain yang bisa di aplikasikan dengan jenis pupuk SP-36. Jika nantinya ada kekurangan alokasi pupuk jenis tersebut.

“Kalaupun adanya terbatas, bisa di Substitusikan dengan NPK mas,” singkatnya. (Jk/kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan