Rumah Pak Nawi Belum Tersentuh RTLH

  • Bagikan
Saat Nawi berada di rumahnya yang tak layak huni

SAMPANG,Newsrepublik.com- Meski sudah bertahun-tahun tinggal di rumah tak layak huni, di Kampung Pocolon, Dusun Betes, Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Nawi (65) yang menderita kusta dan ditemani anaknya yang memiliki keterbelakangan mental, belum tersentuh bantuan rumah tak layak huni (RTLH), bantuan pemerintah.
Berdasarkan pantauan dilokasi, Nawi sudah lama hidup dengan keterbatasan ekonomi dengan ala kadarnya rumah yang terbuat dari bambu, bahkan untuk kebutuhan lampu ia ikut nyambung kabel dari tetangga setempat.
Kondisi Rumah yang tidak layak huni itu dengan isi di dalamnya seadanya, pakaian yang hanya beberapa helai saja, dengan tempat tidur tanpa beralaskan kasur dengan lantai masih dengan tanah menambah keprihatinan keluarga Nawi.
Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari- hari, Nawi mencari pakan sapi milik orang dan mencari burung liar jika kondisi kesehatannya baik”. Minggu (12/7/2020).
Menurut Nawi, ia sakit kusta sudah lama dan hanya mengandalkan pengobatan tradisional karena keterbatasan ekonomi tak memiliki biaya untuk berobat ke rumah sakit atau puskesmas.
Dikatakan Nawi sejak awal tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah, hanya baru saja bantuan BLT tahap pertama tahun 2020 namanya dimasukkan dan menerima bantuan pemerintah.
Sementara Karom Rahmatullah salah satu distribusi sembako di Sampang, saat ditemui dirumah Nawi, ia sangat prihatin dengan kondisi pak Nawi dengan keterbatasan ekonomi dan saya secara pribadi tergerak untuk berbagi rezeki mulai dari sembako dan uang, semoga bisa meringankan beban kebutuhannya.
“Saya sebagai warga asli Sampang dengan usaha suplayer sembako merasa perlu untuk berbagi pada warga Sampang yang kurang mampu, terlebih melihat kondisi rumah pak Nawi yang jauh dari layak dengan akses jalan yang sangat sulit sangat layak jika mendapat bantuan RTLH bantuan pemetintah. Semoga semua pihak yang memiliki rezeki lebih bisa menyisihkan bagi warga Sampang yang kurang mampu”Imbuh Karom.(kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: