Ayah Tiri Tega Setubuhi Anaknya

  • Whatsapp
tersangka Riadi Suber, Ayah tiri yang tega setubuhi anak tirinya, saat digelandang di Mapolres Sampang

SAMPANG, Newsrepiblik.com- Perbuatan yang dilakukan Riadi Suber (37), Warga asal Dusun Pale Tengah, Desa Karang Nangger Kecamatan Omben Kabupaten Sampang. Sungguh biadab, bagai tidak, dia dengan sengaja menyetubuhi anak tirinya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) sebut saja Melati (15 Tahun), hingga Puluhan kali.

“Pelaku melakukan aksinya sebanyak 25 kali kepada korban semenjak Tahun 2019,” ungkap Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz dalam konferensi Pers, Kamis (24/9/20).

Di tempat yang sama, AKP Ricky Donaire Piliang, Satreskrim Polres Sampang mengatakan, pelaku melancarkan aksinya pada Mei 2020. Sekitar Jam 22:00 WIB. Pada saat itu korban sedang menonton Televisi di ruang tamu, saat itu korban masih memakai baju jubah yang di gunakan sehabis Sholat tarawih, dengan posisi tiduran.

Kebetulan saat itu pelaku sedang melakukan pesta minuman keras (Miras) bersama rekan-rekanya di sebelah Langgar (Surau) di samping rumahnya. Namun seketika itu pelaku masuk ke dalam Rumah membawa satu gelas pelastik bekas yang berisi miras dan memaksa korban untuk meminumnya dan mulai melancarkan aksi bejatnya.

Korban sempat menolak perlakuan itu, namun korban tidak berdaya lantaran korban di ancam oleh pelaku bahwa akan menyebarkan foto telanjang korban yang sudah diedit oleh pelaku.

“Motif pelaku dengan mengancam korban, akan menyebarkan foto telanjangnya yang sudah di edit oleh pelaku,” jelasnya.

Ricky menjelaskan, dalam setiap aksinya pelaku melakukan saat keadaan rumah sedang sepi, di mana saat istri yang tak lain adalah Ibu kandung korban sedang keluar rumah.

Selain itu, ia juga membeberkan kronologi penangkapan pelaku yang sangat gesit dan sering berpindah-pindah lokasi tempat persembunyian. “Al hasil pada 10 September 2020 sekitar Pukul 22:00 WIB pelaku berhasil di amankan di Desa Aeng Sareh Kabupaten Sampang,” Bebernya.

Akibat perbuatannya, pelaku di jerat Pasal 81 Subs Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016. Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016. Perubahan Kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002. Tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara. (Jk/kh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *