Gerebek Toko, Tim Gabungan Temukan Ribuan Botol Berisi Miras

  • Whatsapp
Barang bukti miras yang diamankan tim gabungan

SUMENEP, Newsrepublik.Com – Tim gabungan dari Polsek dan Koramil Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggerebek toko milik Ibu Holisah di Jl. Raya Sumenep – Pamekasan, simpang tiga Saronggi – Tanjung, Kecamatan Saronggi, Senin (16/11/2020).

Toko tersebut digerebek lantaran menyediakan minuman keras (miras) berbagai merek. Dari penggeledahan, tim gabungan berhasil mengamankan 2.543 botol miras berbagai merk.

Bacaan Lainnya

Penggerebekan berawal dari informasi warga, dimana toko tersebut menyediakan barang haram tersebut. Guna memastikan, petugas gabungan langsung mendatangi toko tersebut.

Di lokasi itu didapati barang bukti berupa miras Merk Anggur Putih sebanyak 1 botol dengan isi sisa kurang lebih 300 ml dan miras berupa arak sebanyak 1 botol kirang lebih 1,5 liter.

Dari barang bukti yang didapat tersebut petugas melakukan tindak lanjut dengan menggeledah rumah Ibu Holisah, yang merupakan pemilik toko di Dusun Nangnangan, Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi.

“Dari penggeladahan itu didapati satu kamar bagian belakang berisi 2.543 botol miras berbagai merk. Selain dikamar, miras juga ditemukan didalam mobil Carry warna hitam serta bagasi belakang mobil Avansa warna silver,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman melalui Kabag Ops Polres Sumenep, AKP Achmad Robial.

Dari ungkap kasus itu, barang bukti berupa miras itu diangkut ke Polres Sumenep dan diamankan diruang Kabag Ops untuk keperluan proses hukum lebih lanjut.

“Barang buktinya berilupa 2.543 botol berbagai jenis merk, ada bir, vodca dan lain-lain kita amankan di Mapolres,” ucapnya.

Penggerebekan toko yang menjual minuman beralkohol ini bagian dari operasi cipta kondisi menjelang Pilkada 2020. Operasi ini akan terus dilakukan hingga pasca pelaksanaan Pilkada Sumneep nanti. Tak hanya di Kecamatan Saronggi namun akan menyasar mulai dari Kota hingga ke pelosok kecamatan diwilayah Sumenep.

“Untuk yang ini barang buktinya kita sita dulu, sementara tersangkanya kita proses di Reskrim menunggu proses hukun lebih lanjut,” tukasnya. (zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *