Sejak Awal Tahun 2020, Polres Sumenep Ungkap 68 Kasus Narkoba

  • Bagikan
Kapolres Sumenep, AKBP Darman dan Bupati Sumenep, KH. Busyro Karim saat menunjukkan barang bukti tersangka narkotika

SUMENEP, Newsrepublik.Com – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur berhasil mengungkap 68 kasus sabu-sabu sejak awal tahun hingga bulan September 2020 ini. Rinciannya, sebanyak 44 kasus berhasil diungkap oleh Satresnarkoba dan 24 kasus lainnya diungkap oleh Polsek jajaran.

“Dari 68 kasus itu terdapat 100 tersangka. Dari tangan 100 tersangka tersebut, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa sekitar 280,09 gram dan uang tunai berkisar Rp. 25.481.000,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Kamis (10/9/2020).

Ia menyatakan, total keseluruhan dari 100 orang tersangka di antaranya adalah pengedar 22 orang, 35 kurir, dan pemakai 43 orang.

“Dari 100 tersangka itu, lima diantaranya merupakan perempuan,” ucapnya.

Ia menegaskan, dari 100 tersangka tersebut, 7 orang di antaranya masih berstatus mahasiswa, pekerja swasta 59 orang, petani 19 orang, nelayan 6 orang, ibu rumah tangga 1 orang, dan 6 orang berstatus pengangguran. “Termasuk dari 100 tersangka itu adalah 2 orang ASN,” terangnya.

Usia mereka bervariatif, ada yang dibawah umur, usia 15 sampai 19 tahun berjumlah 6 orang, kemudian usia 20 sampai 24 tahun sebanyak 12 orang, sementara usia 25 sampai 64 tahun sebanyak 82 orang.

Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, terancam pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 10 miliar.

Sementara di pasal 112, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Gol I bukan tanaman dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun kurungan dan pidana denda paling banyak Rp. 8 miliar. (Zola/kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: