Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah 21 Kasus

  • Bagikan
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya

SUMENEP, Newsrepublik.Com -Kasus positif terpapar virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus bertambah. Hingga Kamis (2/7/2020) malam, bertambah sebanyak 21 kasus.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya menyatakan, penambahan kasus baru mencapai 21 kasus. “Saat ini penambahan kasus terbanyak. Total kasus positif Covid-19 hingga saat ini mencapai 94 kasus,” jelas Ferdiansyah.

Sesuai data sebelumnya, jumlah positif Covid-19 di Sumenep mencapai 73 kasus. Untuk penambahannya, pasien nomor 74 adalah seorang perempuan (26) berdomisili di Kecamatan Bluto bekerja sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Bluto. Pada tanggal 25 Juni 2020 dilakukan rapid test kepada yang bersangkutan dan hasilnya reaktif, kemudian pada tanggal 29 Juni dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 75 adalah seorang perempuan (28) berdomisili di Kecamatan Batuan, yang merupakan hasil tracing Tim Puskesmas Batuan terhadap pasien nomor 47. Pada tanggal 26 Juni 2020 dilakukan rapid test di Puskesmas Batuan dan hasilnya reaktif. Pada tanggal 29 Juni dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 76 adalah seorang laki-laki (38) berdomisili di Kecamatan Batuan, yang merupakan hasil tracing tim Puskesmas Batuan terhadap pasien nomor 49. Pada tanggal 26 Juni dilakukan rapid test di Puskesmas Batuan dan hasilnya reaktif. Pada tanggal 29 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swabnya dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 77 adalah laki-laki (4) berdomisili di kecamatan Batuan, yang merupakan hasil tracing tim Puskesmas Batuan terhadap pasien nomor 49. Pada tanggal 29 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swabnya dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 78 adalah seorang perempuan (37) berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, yang bekerja sebagai ASN tenaga kesehatan di Puskesmas Bluto Sumenep. Pada tanggal 25 Juni 2020 dilakukan rapid test di Puskesmas Bluto dan hasilnya reaktif. Pada tanggal 29 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swabnya dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 79 adalah seorang perempuan (24), pasien nomor 80 adalah seorang perempuan (52) dan pasien nomor 81 adalah seorang perempuan (19). Ketiganya berdomisili di Kecamatan Batuan. Terhadap pasien nomor 79, 80 dan 81 merupakan hasil tracing tim Puskesmas Batuan terhadap pasien nomor 49, dimana pada tanggal 26 Juni 2020 dilakukan rapid test di Puskesmas Batuan dan hasilnya reaktif. Pada tanggal 29 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swab ketiga pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 82 adalah seorang laki-laki (42) berdomisili di Kecamatan Batuan, yang merupakan hasil tracing terhadap karyawan perusahaan swasta di Sumenep. Pada tanggal 24 Juni 2020 dilakukan rapid test di Puskesmas Batuan dengan hasil reaktif, kemudian pada tanggal 29 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swab dinyatakan positif Covid-19. “Pasien nomor 74 sampai dengan nomor 82 dirawat secara intensif di RSD dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep,” paparnya.

Pasien nomor 83 adalah seorang perempuan (30) dan pasien nomor 84 adalah seorang perempuan (35), keduanya berdomisili di Kecamatan Ganding. Pasien nomor 85 adalah seorang perempuan (24) berdomisili di Kecamatan Kalianget. Pasien nomor 86 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Pragaan. Pasien nomor 87 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Rubaru. Pasien nomor 88 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Kalianget. Pasien nomor 89 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Bluto.

Pasien nomor 90 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Pragaan. Pasien nomor 91 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Batang-batang. Pasien nomor 92 adalah seorang perempuan berdomisili di Kecamatan Pragaan. Pasien nomor 83 sampai nomor 92 adalah pasien yang bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta di Kabupaten Sumenep, dimana terhadap pasien tersebut telah dilakukan rapid test oleh pihak perusahaan pada tanggal 12 Juni 2020 dengan hasil reaktif.

Terhadap pasien nomor 83, 84 dan 85, dilakukan pemeriksaan swab oleh pihak perusahaan pada tanggal 26 Juni 2020, sedangkan untuk pasien nomor 86 sampai dengan nomor 92 dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 24 Juni 2020 oleh pihak perusahaan. Pada tanggal 02 Juli 2020 pasien nomor 83 sampai dengan nomor 92 hasil swab dinyatakan positif Covid 19, dan dilakukan perawatan intensif di RSI Garam Kalianget.

Sedangkan pasien nomor 93 adalah seorang perempuan (29) berdomisili di kecamatan Kota Sumenep, yang bekerja sebagai karyawan koperasi di RSD dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep. Pada tanggal 29 Juni 2020 dilakukan rapid test di Puskesmas Bluto dengan hasil reaktif, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab pada tanggal 30 Juni 2020, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swab dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 94 adalah seorang laki-laki (42) berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, yang bekerja sebagai pegawai administrasi di RSD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep. Pada tanggal 29 Juni dilakukan rapid test di Puskesmas Bluto dengan hasil reaktif, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab pada tanggal 30 Juni 2020, dan pada tanggal 02 Juli 2020 hasil swab dinyatakan positif Covid-19. “Pasien nomor 93 dan 94 dilakukan perawatan intensif di RSD dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Sementara itu, ada tiga pasien yang dinyatakan sembuh yakni pasien nomor 6, laki-laki berumur 32 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, pasien nomor 37, laki-laki berumur 50 tahun, berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep dan pasien nomor 44, laki-laki berumur 3 tahun berdomisili di Kecamatan Kalianget. Ketiganya sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya dengan disarankan agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Pasien meninggal dunia sebanyak 3 orang, PRP 23 orang dan total pasien sembuh sebanyak 19 orang. (zola/kh).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: