Tiga Ahli Waris Korban Covid Tolak Bantuan Pemerintah

Erwin, Kabid Linjamsos, Dinas Sosial Kabupaten Sampang.

SAMPANG, Newsrepublik.com- Tanpa alasan yang jelas, dari 13 ahli waris korban jiwa yang meninggal karena terpapar wabah virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Sampang. 3 Ahli waris tidak mau terima bantuan pemerintah senilai Rp.15 Juta rupiah dari pemerintah pusat.
Santunan itu merupakan tindakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemnesos) sebagai bentuk kepedulian Negara kepada para korban Covid-19 yang meninggal dunia. Tak lain yaitu untuk mengurangi beban ekonomi Keluarga korban yang di tinggalkan.

Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Sampang, melalui Kabid Linjamsos, Erwin mengatakan, dari 13 Korban yang meninggal karena positif terpapar Covid-19, ada 3 ahli waris yang tidak mau menerima bantuan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ada 3 ahli waris korban yang tidak mau menerima bantuan tersebut,” ungkap Erwin, Jumat (18/9/20).

Lanjut Erwin menjelaskan, menurutnya, alasan para ahli waris tidak mau menerima bantuan tersebut, tidak diketahui penyebabnya dan alasannya. Bahkan pihaknya sudah melakukan upaya persuasif secara person ke pihak ahli waris.

“Sudah kami lakukan berbagai upaya namun tetap tidak mau. Bahkan kami minta membuat surat pernyataan tapi tetap bersikukuh tidak mau juga,” tegasnya.

Dari 3 ahli waris yang tidak mau menerima bantuan tersebut, yaitu dari korban S (63) warga asal Jl. Mutira, Banyuanyar, Kec/Kab.Sampang. M (79) Warga Asal Baruh, dan MH (52) Warga asal Desa Prajjan, Kecamatan Camplong.

Sementara itu, data pengajuan korban yang meninggal karena Covid-19 dari Kabupaten Sampang, sebanyak 10 orang ahli waris yang setuju menerima santunan tersebut.

“Sudah kami kirim datanya yang 10 orang. Untuk pencairannya masih belum bisa di pastikan, namun bantuan itu langsung masuk ke Rekening para ahli waris yang mengajukan,” pungkasnya. (Jk/kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan