Aneh, Baru Selesai Batu Prasasti Kegiatan Rabat Beton Dibongkar

Kegiatan rabat beton, alan Rajawali 2, Kampung Tokobuh, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

SAMPANG,Newsrepublik.com- Baru selesai sebulan lalu, Kegiatan rabat beton jalan Rajawali 2, Kampung Tokobuh, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, namun beberapa lokasi terlihat sudah retak, bahkan anehnya batu prasasti yang ditanam disekitar lokasi dibongkar tidak ada ditempatnya. Hal ini membuat salah satu aktifis pusat informasi dan advokasi rakyat, ( PIAR), sekaligus tokoh pemuda setempat mencurigai ini kegiatan abal-abal.

Abd Hamid aktifis PIAR sekaligus tokoh pemuda setempat, kegiatan ini sangat aneh tidak seperti kegiatan fisik seperti biasanya, yang ada papan nama kegiatan bahkan batu prasasti yang ditanam sebagai bukti selesai kegiatannya tersebut dibongkar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, hal ini sebagai bukti kegiatan tersebut tidak transparan dan abal-abal.Senin (19/10/20).

Bacaan Lainnya

Lanjut Abd Hamid, kegiatan tersebut selesai bulan September 2020 lalu, tapi di beberapa lokasi sudah mulai ada yang retak, artinya dari kualitas sangat buruk dan harus mendapat teguran dari dinas teknis terkait, setahu saya sejak awal rabat beton tersebut tidak menggunakan kawat, dan entah seperti apa teknisnya karena kami tidak mengetahui secara informasi dan melekat di dinas teknis apa di Kabupaten Sampang.

Abd Hamid, Aktifis PIAR

Sementara Nor Kholis Lurah Karang Dalam, saat dikonfirmasi, ia membenar bahwa kegiatan tersebut merupakan anggaran Pokmas Provinsi, terkait batu prasasti yang dibongkar dilokasi itu kami sudah menerima laporan, namun terkait teknis berapa anggarannya kami tidak mengetahuinya.

“Yang jelas itu dikerjakan kelompok masyarakat (Pokmas) Jaya Sifa, jadi kami tidak mengatahui secara detailnya hanya saat pekerjaan memang memberitahu pada kami”Jelasnya.(kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan