Anggota DPR RI, Muhammad Ali Ridha, PSBB dan JCP Khitan 52 Anak di Proppo Pamekasan Secara Gratis

Anggota DPR RI, Muhammad Ali Ridha Saat memberikan bingkisan diacara khitan massal gratis di kediaman Ketua PSBB, Jamaluddin Syam, Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN,Newsrepublik.com- Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB) kembali menggelar khitan massal gratis, Selasa (23/2/2021).

Kali ini, PSBB bekerjasama dengan anggota DPR RI, Muhammad Ali Ridha dan Jurnalis Center Pamekasan (JCP).

Bacaan Lainnya

Khitan massal tersebut digelar di kediaman Ketua PSBB, Jamaluddin Syam, Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Ketua PSBB, Jamaluddin Syam mengatakan, khitan massal gratis tersebut digelar untuk meringankan beban kebutuhan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.Menurut dia, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak masyarakat yang mengalami penurunan penghasilan.

Sehingga, organisasinya ingin membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat Pamekasan melalui khitan massal gratis ini.”Semoga yang kami lakukan ini menjadi amal ibadah,” doanya.

Pria yang akrab disapa Lora Jamal itu juga menjelaskan, hari ini sebanyak 52 anak dari berbagai desa se-Kecamatan Proppo sudah dikhitan olehnya secara gratis.Selain itu, usai dikhitan, puluhan anak tersebut, juga diberikan obat secara gratis.

Ia mengaku, yang menggerakkan organisasinya untuk melakukan gerakan khitan massal gratis tersebut, karena banyaknya anak yatim di wilayah Kecamatan Proppo yang tidak mempunyai seorang bapak dan keterbatasan biaya.

Sebab, menurut dia, untuk melakukan khitan terhadap anaknya, orang tua membutuhkan biaya sekitar Rp 300-500 ribu.

“Khitan gratis ini akan terus kami lakukan setiap hari Sabtu dan Minggu dengan mengelilingi yayasan, lembaga pendidikan dan desa di Pamekasan,” kata Jamaluddin Syam.

Sementara itu, Matruji, salah satu orang tua anak yang dikhitan gratis mengaku bersyukur den mengucap terima kasih karena mendapatkan khitan gratis dari PSBB.

Kata dia, anaknya yang baru berumur tiga tahun itu bukan tidak mau dikhitan.

Namun, karena terhambat biaya untuk datang ke klinik atau rumah sakit yang biasa mengkhitan.

“Terima kasih PSBB, pak Muhammad Ali Ridha dan JCP, saya memang sudah lama mau mengkhitan anak saya, tetapi terkendala biaya,” kata Matruji sembari mengusap air mata anaknya yang menangis.

Pria yang akrab disapa Mat ini mengaku sudah mengetahui bahwa Jamaluddin Syam, di Kecamatan Proppo terkenal sebagai seorang medis yang sering melakukan khitan gratis dengan cara berkeliling ke desa-desa.

Namun baru kali ini di desanya ada yang melaksanakan, yang digagas oleh PSBB, anggota DPR RI, Muhammad Ali Ridha dan Jurnalis Center Pamekasan (JCP).

“Saya tahu dari media sosial kalau Lora Luk (sapaan akrab Jamaluddin Syam) sering melakukan khitan gratis. Namun lokasinya jauh-jauh. Mumpung di rumah beliau lagi mengadakan, jadi saya sempatkan untuk daftarkan anak saya,” ceritanya.

Ia mengucapkan terima kasih terhadap PSBB dan Muhammad Ali Ridha yang sudah membantu meringankan beban kebutuhan ekonomi masyarakat Proppo di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Kata dia, adanya kegiatan khitan massal gratis itu merupakan terobosan baru di Pamekasan yang bisa menyentuh langsung masyarakat dalam hal memberikan bantuan sosial secara nyata.

“Semoga semua anggota PSBB, pak Muhammad Ali Ridha dan JCP selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki,” doanya.

Sedangkan, Anggota DPR RI, Muhammad Ali Ridha mengaku senang bisa bertemu langsung dengan masyarakat Proppo dan ikut membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat.

Kata dia, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, masyarakat banyak mengeluh kesusahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Melalui cara khitan massal gratis ini, pihaknya berharap bisa meringankan sedikit beban pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat Proppo.

“Semoga kegiatan sosial yang kami lakukan bersama PSBB dan JCP ini membawa berkah dan bermanfaat untuk masyarakat umum,” harapnya.(her/kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan