Angka Percerai di Sumenep Cukup Tinggi

Kantor pengadilan agama sumenep

SUMENEP, Newsrepublik.Com –
Angka perceraian di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, selama 7 bulan terakhir cukup tinggi. Rata-rata sebanyak 4 sampai 5 orang yang menjadi janda atau duda setiap harinya.

“Kalau di rata-rata, tiap harinya ada 4 sampai 5 perceraian,” kata Panitera Muda PA Sumenep, HM. Arifin, Kamis (3/9/2020).

Bacaan Lainnya

Sesuai data di Pengadilan Agama (PA) Sumenep, sejak Januari hingga Juli, perkara perceraian yang diputus sebanyak 927 kasus, terdiri dari cerai talak 351 kasus dan cerai gugat 576 kasus.

“Total laporan yang diterima selama 7 bulan tersebut sebanyak 1.028 perkara, namun yang diputus 927 perkara,” ucapnya.

Ia menerangkan, angka tertinggi perceraian terjadi pada bulan Juli sebanyak 175. Pada bulan Januari 112 perceraian, Februari 163, Maret 138 , April 110 , Mei 79, dan Juni 150.

“Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, di antaranya, perselingkuhan, poligami, ditinggalkan sepihak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan ekonomi. Tapi, yang paling dominan adalah perselisihan secara terus menerus,” tukasnya. (Zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan