Debat Publik, Paslon Dibatasi Bawa Pendukung

Ilustrasi

SUMENEP, Newsrepublik.Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan menggelar debat publik pertama bagi paslon bupati-wakil bupati pada tanggal 10 November 2020.

“Pada debat publik nanti, paslon dilarang membawa massa banyak. Selain paslon juga 4 orang tim kampanye dari masing-masing paslon,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil, Jumat (6/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pada debat publik perdana yang akan berlangsung selama 120 menit, KPU mengangkat tema tentang meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat.

“Durasinya 120 menit dikurangi iklan 30 menit. Jadi maksimal 90 menit,” ucapnya.

Hasil rapat pleno internal KPU menetapkan dua pasangan calon yang akan maju di Pilbup Sumenep 9 Desember 2020. Dua paslon itu adalah Ahmad Fauzi-Nyai Hj. Dewi Khalifah nomor urut 01 yang diusung PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kemudian paslon nomor urut 02, Fattah Jasin-KH. Ali Fikri diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Golkar sebagai Partai pendukung. (zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan