Dinsos Sampang, Pemdes Harus Pro Aktif Perbaiki Data Kependudukan Agar Masuk Data DTKS

Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial, M Nashrun

SAMPANG, Newsrepublik.com- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang tekankan semua Pemerintah Desa (Pemdes) untuk proaktif update data kependudukan warga didesa masing-masing. Hal itu bertujuan untuk membantu masyarakat miskin yang tidak tercover oleh program bantuan pemerintah, baik itu sosial dan kesehatan.

Sehingga dengan adanya update data kependudukan itu, warga miskin bisa menerima bantuan baik itu program PKH, BPNT, JKN, dan berbagai jenis bantuan lainnya. Dengan syarat ketentuan data dari warga tersebut harus masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui operator yang berada didesa.

Dinsos Sampang, Melalui Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial, M Nashrun mengatakan, problem yang sering terjadi ketika ada masyarakat miskin yang tidak tercover program bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, itu karena data kependudukannya tidak valid.

“Ketika Data kependudukan warga itu tidak masuk di basis data DTKS, secara otomatis warga itu tidak bisa menerima program bantuan,” ungkapnya, Selasa (29/9/20).

Sementara saat disinggung keadaan Nenek Su’ah warga Dusun Tengah Desa Gunung Maddah Kec./Kab.Sampang, yang keadaannya sangat memprihatinkan karena hidup sebatang kara dan menderita Sakit lumpuh, Pihaknya tidak bisa memastikan jika nenek itu bisa menerima bantuan setiap bulan, kecuali data kependudukannya di padankan terlebih dahulu agar dimasukkan ke Data DTKS.

“Harus melalui proses pengajuan terlebih dahulu, dan pihak desa yang harus membantu memfasilitasi proses tersebut,” jelasnya.

Sekedar informasi, Dinsos Sampang bersama Baznas, BPBD, Tagana, dan pelopor perdamaian sudah mendatangi dan melihat secara langsung keadaan nenek Su’ah dan memberikan bantuan sosial (Bansos) berbentuk sembako dan uang tunai pada Senin (28/9/20) kemarin. (Jk/kh)

Tinggalkan Balasan