Guru Ngaji dan Kiai Deklarasi Dukung Pasangan Fauzi-Nyai Eva

Para guru ngaji dan kiai khas saat menggelar istigasah

SUMENEP, Newsrepublik.Com – Sedikitnya 120 guru ngaji dan kiai khos di empat desa di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep mendeklarasikan pasangan Ach. Fauzi-Nyai Dewi Khalifah. Sebelum deklarasi, para guru ngaji dari berbagai dusun dan lembaga musala itu menggelar khotmil Quran dan istigasah. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk kemenangan pasangan Fauzi-Nyai Eva tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-A’dhami Desa Sendang, Kiai Haqiquddin menyatakan para kiai khos dan guru ngaji mendukung penuh pasangan Ach. Fauzi-Nyai Eva karena keduanya didukung oleh kiai dan ulama ternama di Bumi Sumekar ini, termasuk beberapa pengasuh PP Annuqayah Guluk-guluk.

Bacaan Lainnya

“Sudah banyak tokoh dan kiai ternama yang pasang badan untuk memenangkam pasangan Ach Fauzi-Nyai Eva, kami lebih memilih yang banyak,” kata
Kiai Haqiquddin, Rabu (16/9/2020).

Menurutnya, selama menjabat Wakil Bupati di Kota Keris ini, putra Slamet Wongso Yudho dikenal merakyat, santun dan ramah terhadap masyarakat. “Harapan kami, jika Fauzi-Nyai Eva ditakdirkan menjadi pemimpin lima tahun ke depan, akan semakin menyejahterakan guru ngaji. Sikap merakyat, santun dan ramah terhadap masyakat tidak pernah berubah,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kiai Maimun Suja’ie. Menurut tokoh asal Desa Sentol Laok itu mengaku kagum atas kesederhanaan Fauzi. Pria yang selama lima tahun mendampingi Bupati A Busyro Karim ini tak pernah merasa canggung bertemu dengan masyarakat. Bahkan Fauzi sangat hormat pada kiai dan ulama.

“Selama lima tahun, kami nyaris tidak menemukan cela untuk Fauzi. Sementara Nyai Eva adalah salah satu tokoh perempuan yang menginspirasi kaum perempuan. Lebih-lebih muslimat NU,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan yang digelar secara sukarela ini merupakan harapan besar bagi guru ngaji, agar ketika terpilih nanti guru ngaji tetap menjadi program utama Fauzi-Eva.

“Kami hanya menitipkan para guru ngaji. Pak Fauzi pasti memperhatikan kami, karena selama ini memang sangat patuh terhadap kiai dan ulama,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Jaringan Guru Alif Fauzi-Eva (JAGAZIVA), Moh. Bisri menyatakan, kegiatan khotmil quran dan deklarasi guru ngaji merupakan salah satu bentuk kepedulian Fauzi-Nyai Eva terhadap guru ngaji. Menurut pemuda yang karib disapa Bisri itu, ‘Sumenep Mengaji’ tidak lain merupakan bagian dari pasangan Fauzi-Nyai Eva untuk menyerap aspirasi para guru ngaji.

“Harapan mereka, Sumenep Mengaji bersama kiai dan guru ngaji masuk dalam program unggulan Fauzi-Nyai Eva. Sehingga keberadaan guru ngaji di desa-desa dapat perhatian penuh dari pemerintah,” katanya.

Bisri mengaku, kegiatan Sumenep Mengaji akan dilakukan secara maraton ke desa-desa. “Hari ini perdana. Setelah itu Sumenep Mengaji juga akan digelar di kecamatan dan desa lainnya. Seperti di desa-desa di Gapura, Dungkek, Bluto, Guluk-guluk, kepulauan dan lainnya,” jelasnya. (Zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan