Ingin Tekan Peredaran Narkoba di Sumenep, Ini Langkah Cabup Fauzi

Ach. Fauzi dan Hj. Dewi Khalifah (Cabup-Cawabup Sumenep nomor utut 01)

SUMENEP, Newsrepublik.Com – Pasar gelap peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terhitung sangat tinggi. Perlu kerjasama banyak pihak guna menekan peredaran barang haram tersebut, mengingat Sumenep memiliki 126 Pulau.

“Kami ingin menggandeng para kiai dan mendorong para guru ngaji untuk ikut membantu sosialisasi persoalan bahaya narkoba agar Sumenep ini terbebas dari narkoba,” kata calon Bupati Sumenep, nomor urus 01, Ach. Fauzi, Kamis (12/11/2020).

Bacaan Lainnya

Calon Bupati Sumenep yang berpasangan dengan Nyai Hj. Dewi Khalifah ini berkomitmen membuat program Desa Tangguh Narkoba sebagai salah satu upaya menekan peredaran barang berbahaya itu, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Kita juga akan menggandeng semua pihak, baik Polres, BNNK hingga elemen lain yang sama-sama memiliki komitmen memerangi narkoba,” terangnya.

Mantan wartawan ini juga merespons positif program Polres Sumenep untuk memondokkan para pengguna narkoba. Beberapa waktu lalu, Polres setempat merehabilitasi korban barang haram itu dengan cara memondokkan ke salah satu pondok di Sumenep.

“Kami sangat merespon positif program Polres untuk memondokkan para pengguna yang tertangkap,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, Pilbup Sumenep tahun 2020 diikuti dua pasangan calon, yaitu Achmad Fauzi – Nyai Hj. Dewi Khalifah (nomor urut 1) dan pasangan Fattah Jasin – KH. Ali Fikri (nomor urut 2).

Pasangan Achmad Fauzi – Hj. Dewi Khalifah diusung PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Sedangkan pasangan Fattah Jasin – KH. Ali Fikri diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Golkar sebagai partai pendukung. (zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan