Keunikan Sumber Kolla Langgundih

  • Bagikan
Lokasi wisata relegi sumber Kollla Langgundih

BANGKALAN,Newsrepublik.com-Kolla dalam bahas Indonesia (Kolam), Al Asror Langgundih merupakan salah satu wisata religi yang ada di Desa Ujung Piring, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan. Sekitar 3 kilometer arah barat dari kawasan pesarean Syaikhona Cholil. Keunikan air Kolla tersebut meski berada di pinggir pantai laut, tapi airnya terasa tawar.
Supaya bisa sampai ke tempat wisata religi sumber air Kolla Langgundih ini cukup mudah dan sudah ada papan petunjuk untuk membantu pengunjung menuju lokasi. Sumber mata air yang menyerupai kolam itu, memiliki ukuran sekitar 2 meter x 7 meter.
Sebenarnya jika dilihat langsung ukurannya tidaklah luas seperti kolam pada umumnya. Namun, air yang muncul di Kolla itu bukanlah air biasa. Terdapat keunikan dan keanehan tersendiri. Meskipun lokasinya berada di pesisir pantai dan dikelilingi tambak, namun rasa air itu tawar, tidaklah asin sehingga jikalau diminum bisa menyegarkan tubuh. Hebatnya, sampai saat ini air di Kolla itu tidak pernah kering, meskipun memasuki musim kemarau.
Sejarahnya, Kolla Al Asror Langgundih itu merupakan peninggalan dari Kiai Al Asror, yang merupakan kakek Bujut dari Syaikhona Cholil Bangkalan. Bahkan silsilah di lokasi terpampang urutan silsilah mulai dari Syaikhona Kholil keatas, yakni Kyai Abdul Latif, Kyai Hamim, Kyai Asror (Bujuk Langgundih), keatas terus sambung dengan Sunan Gunung Jati ( Syarif Hidayatullah).

Kiai Asror disebut juga Bhuju’ Langgundih. Konon, mata air Langgundih itu muncul sejak Kiai Asror yang merupakan kakek buyutnya Syaikhona Kholil Bangkalan, kemudian setelah lama kurang terawat, lalu Syaikhona Kholil semasa remajanya sering berkunjung ke Kolla Langgundih tersebut, dan menancapkan tongkatnya pada sumber mata air dan hingga saat ini sumber terus dirawat dengan baik oleh warga sekitar”. Terang Bapak Jalil juru Kunci.
Lanjut Jalil Kolla Langgundih menjadi kawasan wisata relegi, pengunjung yang kerap mendatangi objek wisata ini justru berasal dari daerah Jawa Barat dan Banten. Ada juga dari Luar negeri dan wilayah lain selain dari Madura. Sabtu (22/8/2020).
“Biasanya mereka di sana mandi, minum, dan berwudu kemudian salat dan mengaji di musala yang berada di samping Kolla itu. Beberapa warga atau pengunjung luar yang datang memiliki pengalaman gaib. Ada yang sembuh dari penyakit setelah mereka minum atau mandi air Kolla itu. Selain itu, air di Kolla juga diyakini bisa menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal-gatal maupun penyakit lainnya”.terangnya.(kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: