PCNU Sampang Ikut PBNU Menolak RUU HIP

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang, KH. Moh Itqon Bushiri

SAMPANG,Newsrepublik.com-Pandangan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang, KH. Moh Itqon Bushiri, menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), hal tersebut senada dan mengikuti dan melaksanakan surat edaran dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama’ (PBNU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang, KH. Moh Itqon Bushiri mengatakan, terkait menolak RUU HIP, kami PCNU Kabupaten Sampang sudah menerima surat dari PBNU beberapa waktu lalu telah menyampaikan sikap dan meminta agar proses legislasi RUU HIP dihentikan.Selasa (7/7/2020).
“Jadi, kami (PCNU Sampang) mengikuti arahan dari PBNU dan PWNU Jawa Timur,” ucapnya, saat ditemui di Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk, Sampang.

Terkait sikap NU terhadap RUU HIP kata Kyai Itqon, PCNU Sampang telah melaksanakan arahan dari pengurus besar dan pengurus wilayah dengan menyebarkan surat edaran dari PBNU dan PWNU Jatim kepada pengurus MWC di tiap-tiap kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Bahwa kita diperintahkan untuk menjaga keamanan, dilarang melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan arahan PBNU dan PWNU, apalagi di masa pandemi ini,” jelasnya.

Ketika ditanya soal isu komunisme, alumni PP. Darul Rahman, Jakarta ini mengungkapkan, bahwa NU punya sejarah panjang dan perjuangannya luar biasa dalam menumpas komunis di Indonesia.

“Sempat jadi korban. Malah yang besar itu di Banyuwangi, ketika 40 Banser NU diracun oleh komunis, makanya lahir sholawat badar itu. Kami punya sejarah panjang,” bebernya.

Kyai Itqon juga mengimbau kepada masyarakat terutama Nahdliyyin kabupaten Sampang untuk tetap tenang, tidak over acting dan tidak usah gampang bersikap. Karena PCNU Sampang tegak lurus mengikuti arahan PBNU dan PWNU Jawa Timur.

“Karena mereka itu pimpinan kami. Apapun perintah mereka, apapun saran mereka harus kita ikuti,” pungkasnya. (kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan