Pemanfaatan Bangunan KKJSM Terkendala Koordinasi Empat Bupati

Sekretaris Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS), Sidik Wiyoto bersama wakil Bupati Bangkalan, Mohni saat diwawancarai

BANGKALAN, Newsrepublik.com – Bangunan di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM) sisi Madura seperti Tanean Suramadu hingga kini belum juga dimanfaatkan.

Padahal, pembangunan di kawasan itu sudah dimulai sejak tahun 2011 silam, namun hingga saat ini pembangunan itu tak kunjung rampung dan dimanfaatkan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS), Sidik Wiyoto mengatakan, belum dimanfaatkannya bangunan di KKJSM itu lantaran koordinasi antara empat Bupati di Madura belum menemukan kata sepakat.Rabu (16/9/20).

“Proses dari awal perencanaan hingga sekarang cenderung berubah-ubah, yang satu minta A, satunya lagi minta B. Ini memang mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan,” ujar dia.

Namun meski demikian, Sidik mengatakan, pembangunan di Madura khususnya di KKJSM tetap berlanjut setiap tahunnya. Hanya saja, pihaknya tidak ingin gegabah karena ingin hasil yang maksimal.

“Jangan sampai apa yang telah dilakukan dengan proses yang sedemikian hasilnya tidak bagus,” kata dia.

Selain itu, dia juga mengaku, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan empat bupati yang ada di Madura. Katanya, hasil koordinasi tersebut terbilang bagus. Sehingga dengan hasil itu, pemanfaatkan pembangunan di Madura khususnya di KKSJM seperti Tanean Suramadu bisa ssgera dilaksanakan.

“Saat ini masih dalam proses penjajakan antara Pemkab Bangkalan, BPWS dan Investor terkait mekanismenya,” ucap dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Mohni berharap, bangunan di wilayah KKJSM khususnya tanean suramadu itu bisa segera dimanfaatkan.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, agar ekonomi di Bangkalan bisa pulih dan meningkat,” kata dia. (San/kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan