Polemik LSM dan Pemerintah Dipicu DPMD Tak Berikan Data

  • Bagikan
Moh Anwar (Bupati LIRA Sampang)

SAMPANG,Newsrepublik.com- Polemik sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Sampang dengan pemerintah daerah, sangat disayangkan Bupati lumbung informasi rakyat (LIRA) Sampang. Mestinya hak ini tidak perlu terjadi jika tidak ada dipicu awalnya, permintaan data penerima bantuan langsung tunai (BLT) ke dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) Kabupaten Sampang.

Moh. Anwar Bupati LIRA Sampang mengatakan dalam 2 minggu terakhir ini, kita dihadapkan perseteruan aliansi kepala desa (AKD) dan LSM, sebetulnya pemicu awalnya berada di tatanan pemerintahan di tingkat Kabupaten dalam hal ini DPMD terkai transparan dalam hal penyajian data, di satu sisi OPD adalah kepanjangan tangan Bupati Sampang dalam melaksanakan amanah konstitusi, sedangkan di sisi lain LSM adalah sebuah lembaga yang secara regulasi mengawasi kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah secara informal.Jum’at (19/6/2020)

“Seandainya OPD terkait tidak kucing-kucingan ketika teman-teman minta data sebagai bahan awal bentuk pengawasan yang akan mereka lakukan, saya pastikan hal ini tidak terjadi, namun saat ini yang terjadi di lapangan ketika temen-temen minta data selalu di pimpong dengan berbagai macam alasan.”Pungkas Moh Anwar yang juga pendukung pendukung pemerintahan Bupati Sampang.

Lanjut Moh Anwar, jika akar persoalannya terkait tidak diberikannya data penerima BLT oleh DPMD Sampang, maka saya juga muncul pertanyaan, jika temen-temen OPD melaksanakan kebijakan sesuai aturan, kenapa harus takut memberikan data yang diminta sejumlah LSM di Kabupaten Sampang.

Sementara Sukardi salah satu anggota LSM yang sempat melakukan aksi demo di Kantor DPMD Sampang, ia mengatakan sebelum melakukan aksi demo, kami dari gabungan LSM Sampang dengan wadah Gebuk, melakukan audiensi ke DPMD dan menyanggupi akan memberikan data penerima bansos dan siap memerintahkan kades untuk memajang data tersebut ditempat umum,tapi seiring waktu,GEBUK di pimpong kesana kemari.

“Berselang waktu data tak kunjung diberikan seperti yang dijanjikan, akhirnya kami melakukan aksi demo ke DPMD Sampang, tapi sayang muncullah para pembela yang termakan hasutan bahwa aksi demo GEBUK itu atas dasar suruhan oleh orang yg ingin menggantikan Kepala DPMD, padahal aksi yang telah kami lakukan itu bertujuan ke DPMD yang telah menipu kami, bukan ke AKD.(KH)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: