Ratusan Pelaku Demo Bupati Sumenep

Ratusan pelaku seni aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Sumenep

SUMENEP, Newsrepublik.Com -Ratusan pelaku seni di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati setempat, Rabu (11/11/2010).

Mereka mendesak Pemerintah Daerah agar segera mencabut aturan yang melarang pagelaran hiburan. Sebab, Kota Keris saat ini sudah masuk zona kuning penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

Ratusan massa itu mengawali aksinya dengan berjalan kaki dari Taman Adipura Kecamatan Kota setempat. Sebelum berangkat para pelaku hiburan dan seni tersebut bergoyang bersama sambil membentangkan sejumlah poster bertuliskan tuntutan kepada Pemerintah setempat.

Beberapa poster yang mereka bawa bertuliskan unik dan menggelitik seperti “Lebih baik di PHP mantan dari pada di PHP Satgas Covid. Pak kita sudah lama digoyang lama tidak menggoyang. Gak apa-apa make-up ku luntur asal jangan keadilan yang luntur. Tak nabbhu tak merre pak,” dan banyak lagi tulisan menggelitik lainnya. Massa berjalan kaki dari Taman Adipura dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polres setempat menuju kantor Bupati untuk bertemu Abusryro Karim selaku Bupati guna menyampaikan tuntutan mereka.

“Kedatangan kami ke sini (Pemkab) meminta agar pemerintah segera mencabut larangan pentas seni. Kami butuh makan. Kehidupan keluarga kami dari hasil seni,” kata orator aksi, Bambang Hudafi.

Menurutnya, sudah saatnya Pemkab mencabut larangan pagelaran seni tersebut, namun tetap dengan ketentuan protokol kesehatan. Para pelaku seni juga tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan seni.

“Kalau pemerintah menjaga masyarakat dari penyebaran virus, kami juga bertanggungjawab atas penyebaran virus tersebut. Makanya, kalau kami diizinkan beraktifitas, kami akan mematuhi protokol kesehatan,” tukasnya. (zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan