Sampang Memasuki Fase Online, Adminduk Dispendukcapil Terapkan Sampang Sakera Senyum

  • Bagikan
Edi Subianto SE,.Plh, Kadis Dispendukcapil sampang, mulai terapkan Sampang Sakera Senyum

SAMPANG, NewsRepublik.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang, mulai terapkan inovasi jargon Sampang SAKERA MESEM di Dua Desa yaitu Labuhan dan Desa Taman, Kecamatan Sereseh, Kabupaten Sampang. Madura Jawa Timur.

Jargon Sampang Sakera Mesem sendiri yaitu Satu Pintu Administrasi Kependudukan Rakyat, Menjadi Sejahtera Membahagiakan.

Menurut Edi Subianto, Plh Kepala Dinas (Kadis) Dispendukcapil Sampang, penerapan sampang sakera mesem itu untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan dengan sistem online pelayanan satu pintu, baik itu di Kelurahan dan desa masing-masing.

“Untuk bisa mewujudkan pelayanan satu pintu dengan berbasis online pihak desa harus menyiapkan 5 sarat pendukung, yaitu harus menyiapkan alat Komputer, Printer, Scaner, dan tenaga Operator, serta pendukung alat tersebut yaitu jaringan internet,” ungkap Edi Saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (08/9/20).

Selain itu, dirinya juga mengatakan, pelayanan satu pintu pihak Desa hanya bisa melakukan pelayanan administrasi secara online, sementara untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) itu masih Dispendukcapil.

“Untuk pencetakan KTP dan KIA masih pihak kami, karena rata-rata pihak desa harus mempunyai Mesin cetak Blangko. Jika nantinya pihak desa sudah mempunyai mesin cetak sendiri tak dipungkiri semua pengurusan administrasi kependudukan bisa dilakukan di desa,” jelasnya.

Sementara untuk menunjang jaringan internet di desa sejauh ini, sudah di Bangun Tower Internet di setiap desa yang berada kabupaten sampang. Meski jaringannya masih belum stabil.

“Harapan kami dengan adanya program Sampang Sakera Senyum ini nantinya bisa memaksimalkan bisa memaksimalkan jaringan internet yang sudah dibangun di setiap desa tersebut,” timpalnya.

Sekedar informasi, untuk penunjang program tersebut pihak desa membutuhkan sistem jaringan yang memadai, namun hingga sampai saat ini jaringan internet yang ada (Tower Desa) itu masih belum stabil, dengan kendala pembangunan tower tersebut masih membutuhkan perbaikan lebih lanjut. (Jk/kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: