Terpilih Tanpa Konferensi, Ketua ISNU Bangkalan Disebut Cacat Hukum

Baijuri Alwi, salah satu pengurus ISNU Bangkalan

BANGKALAN, Newsrepublik.com – Terpilihnya Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Bangkalan periode 2019-2023 disebut cacat hukum.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu pengurus ISNU Bangkalan, Baijuri Alwi. Menurutnya, kepengurusan ISNU periode ini melanggar peraturan dasar rumah tangga (PDRT) ISNU lantaran ketuanya terpilih tanpa ada konferensi.

“Itu jelas melanggar Bab X Pasal 22 Tentang Pemilihan dan Penetapan Pengurus dan Bab XII pasal 27 tentang rangkap jabatan,” ujar dia, Minggu (20/09/2020).

Dengan demikian, lanjut dia, itu jelas sebuah pembodohan di organisasinya para sarjana, karena selain terpilihnya tanpa konferensi Ketua terlantiknya rangkap jabatan di organisasi yang afiliasinya ke Partai.

“Dari itu sangat jelas melanggar aturan dan cacat hukum,” tambah dia.

Untuk itu, Mantan ketua cabang PMII Bangkalan itu mengaku akan mengirimkan surat ke Pengurus Pusat (PP) dan Pengurus Wilayah (PW) ISNU.

“Saya akan memyurati PP dan PW, ini saya lakukan karena cinta saya terhadap NU dan tidak boleh organisasi Banom NU dipermaikan seenaknya sendiri, apalagi NU,” ucapnya. (San/kh)

Tinggalkan Balasan