Uji kompetensi bacakades di Bangkalan ditunda

  • Bagikan
kantor DPMD di Jalan Ring road Halim Perdanakusuma

BANGKALAN,Newsrepublik.com- Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2021 saat ini sudah memasuki tahapan uji kompetensi bagi desa yang memiliki lebih dari 5 bakal calon kepala desa (Bacakades).

Rencananya, uji kompetensi tersebut akan dilaksanakan tanggal 6 April 2021 di Gedung baru SMPN 1 Bangkalan pukul 13.00 Wib.

Namun agenda uji kompetensi itu harus ditunda lantaran ada beberapa Desa yang masih bermasalah. Anggota tim fasilitator pemilihan kepala desa (TFPKD) Syafik mengatakan, terkait uji kompetensi yang direncanakan tanggal 06, sejatinya sudah siap.

Namun, saat ini pihaknya masih nunggu keputusan dari dua desa, yakni Desa Arok dan Desa Tanah Merah Laok, yang kabarnya, Bacakadesnya akan di tetapkan hari ini.

“Entah dua desa ini akan ikut uji kompetensi atau tidak, kami masih nunggu, karena kabarnya dua desa ini akan menetapkan Bacakades,” ujarnya.

Karena kata dia, jika hasil penetapan dua desa ini nanti Bacakadesnya kurang dari lima atau pas lima calon, maka dua desa tersebut tidak usah melakukan uji kompetensi.

“Jadi kita masih nunggu kepastian informasi dari pihak DPMD ya,” katanya.

Adapun kesiapan, dari segi kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan dalam uji kompetensi, Fakultas Hukum UTM sebagai lembaga yang ditunjuk sudah siap.

“Yang pasti kalau sesuai jadwal pelaksanaan uji kompetensi itu besok, tapi kita tunggu saja kepastian dua desa itu,” jelas dia.

Sekedar diketahui, bahwa uji kompetensi ini bukanlah satu-satunya unsur penentu akhir bahwa bacakades itu akan lolos seleksi dan masuk di lima besar.

Melainkan, uji kompetensi ini hanyalah salah satu unsur dari empat unsur dan bobot nilainya hanya 25 persen.

Adapun bobot nilai lainnya, dilihat dari unsur usia, pendidikan dan unsur pengalaman kepemerintahan.

“Dan nilai dari tiga unsur itu masing-masing bobotnya 25 persen,” terangnya.(kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: