Warga Bersyukur PLN Masuk, Bupati Salwa Bersama DPRD Bondowoso Berkomitmen Untuk Terus Membangun

  • Bagikan

BONDOWOSO, Terbitan.com – Sudah puluhan tahun warga dusun Alas Lanjeng, Desa Blimbing, Kecamatan Klabang mengidam-idamkan masuknya aliran Perusahaan Listrik Negara (PLN). Lantaran dusun Alas Lanjeng salah satu dusun terpencil yang selama ini belum ada jaringan listrik.

Namun kini harapan seluruh masyarakat yang ada disitu sudah terkabulkan. Berkat bantuan, kerjasama Pemerintah Daerah dan DPRD serta pihak PLN Rayon Wonosari. Hal ini ditandai dengan masuknya KWh meter milik PLN ke dusun setempat.

H.Edy salah satu tokoh masyarakat mengucap rasa syukur dan terimakasih kepada pemerintah daerah. Sehingga masyarakat yang KWH meternya sudah mulai dipasang.

“Saya ucapkan terima kasih. Khususnya, Bapak H.Tohari? Bapak H.Imron Humaidi, KH Salwa Arifin dan segenap jajaran pemerintahan di Bondowoso yang telah memikirkan sekaligus memberikan solusi atas kesulitan dan kebutuhan masyakat Alas Lanjeng akan aliran listrik,” paparnya.

Menurutnya, selama ini baru ada 4 rumah yang terpasang KWH meter dengan sistem curah. Dimana dari 4 KWH meter ini di alirkan kepada seluruh warga di dusun setempat.

“Alhamdulilah, hari ini KWH meter sudah turun dan terealisasi. Hampir Bulan Ramadhan, masyarakat merasa bahagia dengan masuknya listrik PLN, karena kita tahu selama ini masyaralat hanya bisa mengandalkan 4 KWH meter untuk penerangan di rumah warga,” ungkapnya.

Sementara H. Tohari ketua Fraksi PKB mengatakan bahwa upaya ini sejak tahun 2019 dari APBD melalui pokok pikiran (pokir) sebesar Rp. 200 juta. Yang diperuntukkan bantuan KWH meter secara gratis.

Sedangkan masuknya jaringan dengan jumlah anggaran senilai Rp 7 miliar lebih di siapkan oleh PT PLN.

“Saya meminta kepada masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat yang sudah di terima berupa KWH meter,” kata H. Tohari politisi PKB ini.

Ia berharap masyarakat memanfaatkan listrik seperlunya. Selain itu, merawat dengan baik dan tidak melanggar sebagaimana diatur oleh PLN

Menurutnya, masih banyak dusun di Kabupaten Bondowoso ini yang masih belum masuk aliran listrik.

“Untuk itu kedepan saya berharap kepada pemerintah daerah untuk terus berusaha bersama-sama PT. PLN mengatasi kebutuhan masyarakat tersebut,” pungkasnya.

Senada diungkapkan Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin bahwa pihaknya juga memohon maaf atas keterlambatan pemasangan KWH meter di dusun Alas Lanjeng.

“Atas nama Pemkab Bondowoso, kami mohon maaf atas keterlambatan pemasangan KWH meter di dusun ini,” ujarnya.

Bupati Salwa juga menghimbau kepada masyarakat Alas Lanjeng agar dapat memanfaatkan dan memakai aliran listrik PLN dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku.

Selebihnya Bupati Salwa berkometmen untuk terus bersama DPRD Bondowoso menuntaskan pembangunan di bondowoso. Khusus untuk Alas Lanjeng yang masih banyak sentuhan pembangunan

“Insya Allah Pemerintah Daeran akan menuntaskan pembangunan jalan Blimbing – Alas Lanjeng sebagaimana yang di mohon oleh masyarakat,” ungkap Bupati Salwa
 
Pantauan dilapangan, hadir dalam acara Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, Ketua F-PKB H. Tohari, Anggota F-PKB H. Imron Humaidi, Manajer PLN area Situbondo dan Rayon Wonosari, Asisten 3, Kabag Perekonomian, Camat Klabang dan Kades Blimbing.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: