Apel 1000 Kader Ansor, Ini Himbauan Gus Khoiron

Apel Kesetiaan kader Ansor Banser, di Lapangan Kerapan Sapi, Ketapang, Sampang

SAMPANG,Newsrepublik.com- Apel Kesetiaan 1000 kader Ansor Banser, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sampang, berjalan dengan khidmat, giat Apel Kesetian dengan tema “ Menguatkan Komitmen Kader Ditengah Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Maju “, berlangsung di Lapangan Kerapan Sapi Ketapang Sampang. Dalam sambutan dihadapan kader, Gus Khoiron selaku Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sampang menghimbau untuk terus menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Sabtu (15/08/20).

Dalam pantauan, kegiatan berlangsung aman, sukses dan hikmat, semua Kader Ansor dan Banser dari masing – masing Kecamatan se Kabupaten Sampang, sehingga terpenuhi apel 1000 Kader Tersebut, terlihat pula hadir dalam Kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sampang Fadol, Pj. Sekda Sampang Yuliadi Setiawan, S.Sos., MM, Kapolres Sampang AKBP. Didit Bambang WS, SIK., MH, dan Ketua PC GP Ansor Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Saat memberikan arahan dari Pembina Apel yaitu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sampang Gus Khoiron Zaini, menambah spirit para Kader Ansor Banser Sampang, dengan menceritakan para pendahulu yang rela berkorban untuk Mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga keluar Fatwah Jihad oleh KH. Hasyim Asyari.

“ Ayo para sahabat – sahabat, kita lebih solid lagi, dan kompak, kita ini belum seberapa dibandingkan para pejuang pendahulu, dengan memerdekakan Bangsa ini dan mempertahankannya, tidak hanya harta, benda, bahkan nyawa rela mereka korbankan, sampai pendiri NU KH. Hasyim Asyari mengeluarkan Fatwa Jihad “. Ungkapnya.

Dia tidak bisa membayangkan, jika fatwa Jihad tidak dikeluarkan Oleh KH. Hasyim Asyari, dia juga yakinkan kepada para kader, bahwa dibalik kegiatannya hari ini, para Muassis NU dan Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan telah tersenyum melihat kegiatan Apel Kesetiaan. Gus Khoiron juga menentukan Dauh KH. Hasyim Asyari, Barangsiapa yang mau mengopini NU kelak akan diakui santrinya, jika sudah diakui santrinya maka didoakan Khusnul Khotimah bersama keluarganya.

“ Tak bisa kita bayangkan, andai saja tidak ada fatwa Jihad itu, kami yakin Bangsa ini sudah hancur, maka kami – kami ini lah sekarang wajib mengisinya kemerdekaan dengan sebaik – baiknya, yakinlah para sahabat – sahabatku sekalian, kegiatan sekarang ini dilihat oleh Muassis NU dan Syaikhona Moh. Kholil, insyaallah merek tersenyum “. Katanya.

Gus Khoiron Zaini, yang juga menantu dari Ulama Kharismatik di Madura yaitu KH. Ach. Ghozali MF Lanbulan, menugaskan kepada para Kader Ansor Banser Sampang, selalu menjaga Agama, Ulama dan Negara, dan mampu menjaga serta merawat negara Indonesia, jika negara aman maka aktivitas beragama pun bisa berjalan dengan normal.

“ Menjaga dan Merawat Negeri Ini Merupakan Bagian Dari Agama, dan Juga Bagian dari Iman, jika sudah tidak aman, maka mustahil kita bisa melakukan Ibadah dan aktivitas dengan baik “. Pungkasnya.(kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan