Curah Hujan Tinggi, RMPB Siaga Beberapa Di Kecamatan Barito Utara Rawan Banjir

MUARA TEWEH, terbitan.vom – Tingginya curah hujan diwilayah Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah (Kalteng) akhir-akhir ini berdampak pada meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito seperti sungai Lahei dan sungai Teweh.

Berdasarkan data pantauan Relawan Muda Peduli Bencana (RMPB) Kabupaten Barito Utara yang sejak Rabu (04/03/2020) sampai saat ini debit air DAS Sungai Barito terus meningkat naik.

Bacaan Lainnya

Ketua RMPB Barut Dayat Batara mengatakan,” Tingginya curah hujan diwilayah Das Barito Hulu Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya sangat berdampak pada banjir kiriman ke bantaran wilayah yang rawan banjir diwilayah Desa yang ada di Barito Utara,” ucap Dayat Batara Kamis (05/03/2020)

” Sementara untuk wilayah Kecamatan Barito Utara sendiri sudah mengalami kenaikkan air seperti di Desa Karendan dan Haragandang Kecamatan Lahei.

“Untuk Desa Karendan ketinggian air antara 70 cm s.d 100 cm yang merendam 35 rumah, 1 Masjid, 1 Balai Basarah dan 1 Sekolah dasar.

Banjir disebabkan tingginya curah hujan selama 2 hari terakhir. Untuk masyarakat tidak ada yang mengungsi karena sebagian besar rumah masyarakat berupa rumah tingkat, untuk Desa Haragandang banjir di ketinggian antara 15 cm s.d 20 cm sedang dalam pantauan,” terangnya.

Lanjut Dayat, untuk wilayah Kecamatan Gunung Purei debit air sungai Teweh mengalami kenaikan dan sebagian tempat tertentu terendam air khususnya di dataran rendah seperti Jalan menuju Desa Payang, Lampeong Seberang, Jalan menuju Desa Lawarang, Desa Lampeong II di Jalan H.Arpan RT.5,” ujar Dayat.

Menurut informasi hasil pantauan RMPB Barito Utara Kedalaman air yang membanjiri Jalan yang ada di Desa Kecamatan Gunung Purei di sepanjang titik jalan dengan panjang 50 M – 500 M dengan ketinggian debit air 70 CM – 1,5 M,” ungkap Dayat.

Sedangkan untuk Kecamatan Teweh Timur karena banjir kiriman dari hulu sungai Teweh mengakibatkan meluapnya bentaran sungai sehingga pemukiman yang berada di pinggir sungai teredam banjir seperti di Desa Benangin dan jalan Muara Teweh – Benangin – Lampeong terputus di beberapa titik yang sungainya meluap,” katanya.

Sampai saat ini tim RMPB masih memantau banjir untuk wilayah Kabupaten Barito Utara yang datanya belum masuk sampai saat ini, tidak lupa Ketua RMPB Barut menghimbau kepada warga agar siaga dan sigap dalam menghapai musim banjir seperti ini, karena rawan akan penyakit ” tutupnya. (Iwan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan