Longsor, Lima Santri di Pamekasan Meninggal Dunia

Petugas dan warga saat membersihkan material longsor

PAMEKASAN,Newsrepublik.com – Longsor yang terjadi di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengakibatkan enam santri menjadi korban, lima di antaranya meninggal dunia dan satu luka-luka.

“Korbannya enam orang, lima diantaranya meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka,” kata Kapolsek Pasean, AKP Togiman, Rabu (24/2/2021.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, longsor terjadi akibat hujan deras disertai angin di daerah tersebut. Akibatnya, tanah tergerus air dan bukit setinggi sekitar 70 meter yang bersebelahan dengan pondok pesantren Annidhomiyah mengalami longsor dan menimpa bangunan pondok.

“Musibah itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, di mana para santriwati sedang terlelap tidur,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, lima santriwati yang meninggal dunia masing-masing berinisial RU (14) asal Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang Sampang, SK (16) asal Sumber Jambi, Jember, SI (14) dan NA (13) asal Desa Dukuh Mencek Kecamatan Suko, Jember. Kemudian NB (12) asal Desa Sempong Barat Pasongsongan, Sumenep.

“Sedangkan korban patah tulang berinisial NK berumur 15 tahun asal Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumber Jambi Jember,” terangnya.

Semua korban telah di evakuasi oleh warga sekitar dibantu petugas. Saat ini warga tengah membersihkan material longsor tersebut.(her/Zola/kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan