Catatan Subaidi: Kapala Desa dan “Plengsengan” di Sampang

  • Bagikan

OPINI, Terbitan.com – Dibalik bertenggernya di peringkat pertama Kabupaten Sampang sebagai wilayah termiskin di Jawa Timur perlu peran banyak pihak untuk mengatasi problem itu.

Miskin artinya ekonomi rendah, dan itu artinya ekonomi adalah penyebab utama dari kata miskin itu. Semua elemen pemerintah harus bisa mencarikan solusi dibalik kerendahan ekonomi masyarakat itu, lalu siapa yang paling berperan untuk mendongkrak hal itu? Saya katakan Kepala Desa.

Mengapa Kepala Desa?, wilayah akan dikatakan maju dan makmur apa bila masyarakatnya sukses, sejahtera, dan mandiri. Lalu apa hubungannya dengan kepala Desa? Banyak.

Kepala Desa adalah elemen pemerintahan paling bawah, di mana semua kebijakannya bersentuhan secara langsung dengan masyarakat. Kebijakan yang dikeluarkan Kepala Desa akan sangat berdampak terhadap desa yang dipimpinnya.

Lalu apa yang harus dilakukan Kepala Desa? Pemerintah Desa saat ini sudah memiliki DD dan ADD, di mana anggaran itu hampir separuh untuk pemberdayaan masyarakat, INGAT Pemberdayaan bukan Diperdaya.

Saya lihat pemerintah desa masih banyak yang cinta terhadap pembangunan fisik, seperti plengsengan, jalan lapen, makadam dan lain-lain. Apakah itu tidak bermanfaat? Tentu semua bermanfaat. Tapi untuk apa tebing jalan yang bagus dan sebagainya jika untuk makan saja wargamu masih kebingungan dan tidak memiliki penghasilan yang menjanjikan.

Lalu harus bagaimana apa yang mestinya Kepala Desa lakukan? Alokasikanlah sebagian anggaran DD dan ADD itu untuk membangun ekonomi kerakyatan, angkat potensi-potensi di wilayah Desamu yang bisa mendongkrak ekonomi, buatlah semua masyarakatmu berkelompok untuk membuat usaha kecil maupun menengah.

Saya tidak mengatakan semua Kepala Desa di Sampang cinta terhadap pembangunan fisik. Namun, saya lihat memang lebih banyak begitu. sehingga mengesampingkan ekonomi kerakyatan yang saya nilai masih sangat rendah.

Saya yakin di setiap desa memiliki potensi masing-masing yang berbeda, misalnya ada potensi wisata, wisata tani, UMKM dan lain sebagainya. Mari ajak masyarakat di Kabupaten Sampang untuk kreatif. Dengan begitu saya yakin, Kabupaten Sampang akan lepas dari kata miskin dan tertinggal.

Aduh sulit mas, misalnya UMKM kami akan sulit memasarkan produk yang kita miliki. Jika ada yang berpikiran begitu SAYA KATAKAN ITU ADALAH PIKIRAN PENDEK. Kenapa begitu? Jangan menyerah sebelum berjuang banyak jalan yang akan diambil Pemerintah Kabupaten untuk mengatasi hal itu.

Catatan ini saya buat dengan tujuan menyatukan suara untuk majunya Kabupaten Sampang yang kita cintai, demi terciptanya Kabupaten Sampang yang mandiri dan kreatif. Tidak ada niat memojokkan pihak mana pun. Mari kita saling mendorong untuk perbaikan Kabupaten Sampang.

Oleh : Subaidi
Penulis Media Online
Di Kabupaten Sampang

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: