Tunjangan Guru Sertifikasi Tersendat Satu Bulan

Tampak depan, Kantor Dinas Pendidikan Bangkalan

BANGKALAN,Newsrepublik.com- Tunjangan bagi guru sertifikasi, di Kabupaten Bangkalan dikeluhkan oleh salah satu guru SMP di Kecamatan Kamal, Bangkalan.

Sebab, pencairan tunjangan tersebut pada triwulan keempat tahun 2020, pada bulan Oktober dan November dan Desember tidak cair secara utuh.

Bacaan Lainnya

“Seharusnya kami dibawah menerima itu utuh tiga bulan, tapi nyatanya kita hanya menerima bulan Oktober dan November saja,” ujar salah satu guru tersebut, Selasa (23/2/21).

Sedangkan sisanya, dia masih belum mengetahui apakah akan cair atau tidak, karena saat ini sudah memasuki tahun anggaran 2021.

“Tidak mungkin kan anggaran tahun 2020 ini muncul di tahun 2021, makanya kami butuh kepastian itu,” tuturnya.

Berbeda dengan triwulan sebelum-sebelumnya, kalau sebelumnya cair secara terus menerus, hanya triwulan ke empat ini yang hanya cair dua bulan.

“Hanya itu saja kehwatiran kami dibawah, kira-kira kapan cairnya, sedangkan sekarang sudah masuk anggaran tahun 2021,” kata dia.

Adapun besaran tunjangannya, Widi sapaan lekatnya itu mengaku, rata-rata sekitar Rp. 3 juta per guru sertifikasi.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan M Zainul Qomar mengatakan, tersendatnya tunjangan bagi guru sertifikasi dikarenakan ada kendala dari pusat.

“Nanti akan dibayarkan bulan empat (April red), karena anggaran dari pusat belum tersedia,” ujar Zainul.

Selain itu, Zainul mengaku, kendala itu juga terjadi pada aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dan itu tidak hanya terjadi di Bangkalan saja.

“Di semua Pemerintah Daerah (Pemda) se Indonesia mengalami kendala itu, sehingga pencairannya tertunda,” ungkap dia.(kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan