Bawaslu Sumenep Plototi Status ASN Fattah Jasin

Fattah Jasin saat mengikuti konsolidasi politik di partai demokrat Sumenep

SUMENEP, Newsrepublik.Com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sejak lama memplototi status Bakal Calon Bupati Sumenep, Fattah Jasin yang masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim.

Mestinya, setiap ASN terikat dengan aturan yang mengharuskan dirinya selalu menjaga netralitas di setiap momen pemilihan umum. Kalau hendak aktif di politik praktis, Gus Acing yang menjabat sebagai Kepala Bakorwil Madura ini harus mundur sebagai ASN.

Bacaan Lainnya

Sebab, sejak lama telah melakukan gerilya mendekati partai politik dan mempromosikan diri sebagai bakal calon bupati periode 2020-2024. Bahkan saat ini sudah mendapatkan dukungan dari enam parpol.

“Sejak awal kami sudah melakukan pengawasan terkait netralitas ASN. Sebelum ada penetapan calon, ASN kami bidik dari undang-undang nomor 5 tahun 2014 terkait ASN,” kata Komisioner Bawaslu Sumenep, Imam Syafi’i, Kamis (13/8/2020).

Imam menyatakan, undang-undang tersebut sebagaimana pasal 5 huruf H salah satunya mengatur agar ASN menjaga netralitas dan harus menjaga agar tidak terlibat konflik kepentingan. Kemudian diperkuat salah satu surat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara yang berdasar pada undang-undang nomor 10 tahun 2012 dan PP 42 tahun 2004.

“Bunyinya, ASN atau PNS dilarang melakukan pendekatan terhadap partai politik terkait rencana pengusulan dirinya atau orang lain. Dilarang memasang spanduk mempromosikan dirinya atau orang, mendekrasikan dirinya atau orang lain dengan atau tanpa atribut,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, terkait Fattah Jasin sebagai ASN yang sudah aktif melakukan pendekatan kepada parpol termasuk melakukan deklarasi akan maju di Pilbup Sumenep 2020 ini, Bawaslu sudah mengeluarkan rekomendasi.

“Sudah kami rekomendasikan kepada Komisi ASN, dan kabarnya Komisi ASN sudah mengeluarkan rekomendasi ke Gubernur. Nah, kami menunggu keputusan Gubernur itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Fattah Jasin menyatakan sudah mengajukan pengunduran diri karena akan maju sebagai Cabup Sumenep Per tanggal 7 Juli 2020.

“Saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN sejak bulan lalu. Disetujui atau tidak, itu tergantung Gubernur dan hingga sekarang belum turun,” kata Fattah Jasin usai mengikuti konsolidasi di kantor Partai Demokrat Sumenep, Rabu (12/8/2020). (Zola/kh).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan