Penyuluh KUA Sumenep Diduga Terlibat Kampanye Pilbup

  • Bagikan
Komisioner Bawaslu Sumenep, Imam Syafi'i


SUMENEP, Newsrepublik.com
– Oknum penyuluh KUA Kecamatan Pasongsongan, berinisial AA diduga terlibat kampanye pasangan calon pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dugaan keterlibatan kampanye penyuluh KUA itu diketahui dari beredarnya video dan rekaman suara oknum tersebut saat menyanjung kelebihan pasangan Ach. Fauzi-Nyai Dewi Khalifah sebagai calon Bupati dan Wabup didepan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa Ach. Fauzi sangat takdim dan menghormati kepada kiai. Sedangkan nyai Eva, sapaan akrabnya Dewi Khalifah, merupakan ketua Muslimat NU Sumenep dan ada kedekatan dengan Gubernur Jawa Timur, Khafifah Indar Parawansah.

“Pak Fauzi, kalau di depan para kiai, beliau menundukkan kepala. Bahkan di depan kiai yang mendukung pasangan 02 juga begitu. Jadi, itu menandakan, bahwa beliau lebih baik bersikap dari pada berucap,” kata AA dalam cuplikan video yang menyebar tersebut.

Kalau Nyai Eva, lanjutnya, ditakdirkan menjadi Wakil Bupati yang notabene sebagai ketua Muslimat NU Sumenep, tidak menutup kemungkinan lebih gampang berbisik-bisik soal program ke Gubernur Jatim yang merupakan ketua Muslimat NU nasional.

Menanggapi hal itu, Komisioner Bawaslu Sumenep, Imam Syafiih mengatakan, yang dilarang terlibat kampanye itu salah satunya adalah ASN, kepala dan aparat desa. Selain itu, jabatan yang secara pengangkatannya dilarang terlibat dalam politik praktis seperti pendamping desa. Dimana, ada surat edaran bahwa secara tegas pendamping desa itu dilarang ikut kampanye. Rabu (21/10/20).

“Kalau ada seseorang yang tercatat memiliki jabatan di bidang tertentu dan ada surat edaran larangan ikut kampanye dari instansi yang mengangkat dan ternyata terlibat kampanye, kami pasti memprosesnya sesuai aturan yang berlaku,” ucap Imam.

Terkait dengan oknum penyuluh KUA yang diduga terlibat kampanye, pihaknya mengaku belum menerima laporan dari masyarakat.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan terkait hal itu,” tukasnya. (zola/kh).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: