RS Abuya Dinilai Tak Sesuai Standard, Dewan Akan Panggil Kadinkes

  • Bagikan
Wakil ketua komisi IV, DPRD Sumenep, Abu Hasan

SUMENEP,Newsrepublik.com-Pelayanan Rumah Sakit Abuya di Arjasa Pulau Kangean Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai tidak maksimal dan tidak fasilitas yang ada tidak sesuai standard, meski sudah diresmikan diakhir masa jabatan Bupati Busyro Karim 2020.

“Pelayanan di rumah Sakit Abuya tersebut tidak berjalan maksimal, sebab selain fasilitas dan sarana tidak lengkap, tenaga medis juga terbatas,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Abu Hasan, Rabu (24/3/2021).

Legislator asal Kepulauan itu mengatakan, operasional Rumah Sakit Kepulauan sangat dipaksakan. Akibatnya, pelayanan publik yang dijanjikan pemerintah hanya sebatas janji. Bahkan, dokter spesialis pun tidak ada, hanya dilayani oleh dokter umum.

“Ketika diresmikan dan dioperasionalkan, Rumah Sakit yang terletak di Desa Pabian Arjasa itu mestinya pelayanannya sudah sesuai standard Rumah Sakit. Tapi, faktanya, malah jauh dari standard bahkan lebih bagus di Puskesmas karena sarana dan fasilitasnya belum lengkap,” ujarnya.

Politisi PKB ini menyatakan, selain fasilitas yang tidak memadai, juga tidak ada dokter spesialis yang bertugas, seperti dokter spesialis anak, kandungan, bedah dan penyakit dalam. Padahal, sesuai standardisasi rumah sakit, empat dokter spesialis itu harus ada.

“Rumah Sakit Abuya sebenarnya masih belum siap untuk dioperasionalkan, namun dipaksakan ditengah fasilitas dan sarananya termasuk SDM-nya yang masih terbatas,” tegasnya.

Komisi yang membidangi pendidikan dan kesehatan itu akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan guna meminta penjelasan soal kelanjutan program dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Abuya supaya operasionalnya sesuai standard.

“Dalam waktu dekat kami akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan guna mempertanyakan follow up program peningkatan kesehatan bagi warga kepulauan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono membantah tudingan kurang maksimalnya pelayanan dan kurangnya fasilitas di Rumah Sakit tersebut. Bahkan, ia menyebutkan di RS Abuya itu sudah ada tempat rawat inap, KIA dan IGD.

“Semuanya sudah lengkap. Fasilitas sudah ada termasuk ruang rawat inap, KIA dan IGD,” jata Agus.

Agus juga mengakui di RS Abuya itu belum ada dokter spesialis sebagaimana standarisasi rumah Sakit, seperti dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, kandungan dan dokter bedah.

“Yang ada memang hanya dokter umum. Untuk empat dokter spesialis memang belum ada. Tapi kami sudah meminta ke pusat melalui Provinsi Jawa Timur agar ada dokter spesialis yang ditempatkan di RS Abuya. Semoga cepat terpenuhi,” tukasnya. (Zola/kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: