Tak Lolos, Suroto Protes P2KD Patengteng Bangkalan

  • Bagikan
Tampak, puluhan warga pendukung saat audiensi di ruang rapat Pemkab Bangkalan.

BANGKALAN,Newsrepublik.com- Suroto, Salah satu Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Desa Patengteng Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan melakukan protes. Sebab pihaknya dinyatakan tidak lolos pasca mengikuti uji kompetensi.

Moh Taufik selaku Kuasa Hukum Bacakades menyebutkan, ada kedzoliman dari Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD). Ia pun menuding P2KD Desa Patenteng tidak adil dalam memberikan keputusan dan penetapan calon Kepala Desa.

Padahal, kata Taufiq bobot nilai kliennya saat mengikuti uji kompetensi lebih tinggi dari nilai peserta atau incumbent.

“Padahal ada salah satu Bacakades yang ada masalah di akta kelahirannya dan itu tidak sama dengan KTP-nya, di akta kelahiran Kediri, sedangkan Ijazah dan KTP nya Bangkalan,” ujar Moh Taufik usai audiensi di kantor Bupati, Kamis (15/4/21).

Menurut Taufik kejadian ini merupakan salah satu bentuk kesalahan administrasi dari P2KD. Sebab itu, pihaknya sangat tidak terima dengan keputusan tersebut.

“Dan mereka beralibi masih ada proses sanggahan, sejak tanggal 25 hingga 29 Maret, dan informasi itu kami tidak pernah menerima dari P2KD,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya bersama seluruh pendukung Bacakades Suroto akan kembali lagi ke kantor Bupati Bangkalan, untuk mengawal rekomendasi dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Kalau perlu kami akan tidur disini untuk meminta diskresi (keputusan, red) dari Bupati,” tegas dia.

Tak hanya itu, Taufiq meminta agar Bupati mengambil alih proses ini dan dilakukan pengulangan, dengan proses yang lebih transparan.

“Makanya, kami minggu depan akan mengkawal rekomendasi dari DPMD itu, agar Bupati bisa mengambil keputusan terkait hal ini,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, ketua P2KD Desa Patengteng Ali Mas’ud mengatakan, salah satu calon yang sudah lolos tidak ada perbedaan dalam segi persyaratannya.

“Seperti akta kelahiran dan KTP serta Ijazah itu tidak ada perbedaan, sama semua,” ucap dia.

Bahkan, saat ini pengesahan berkas sudah ia umumkan, berhubung tidak ada sanggahan maka proses tahapan terus ia lakukan.

Selain itu, ia juga mengaku terkait masa sanggah sudah ia umumkan, yakni selama tiga hari mulai tanggal 25 sampai 29 maret bulan lalu.

“Berhubung tidak ada sanggahan, sudah kami lanjutkan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan Ahmad Ahadiyan Hamid mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan anggota TFPKD, dan akan dilakukan urun rembuk. Karena TFPKD tidak bisa memberikan keputusan.

“Nanti hasilnya akan kami rekomendasikan ke Pak Bupati, lalu akan kami sampaikan ke Camat setelah itu ke kuasa hukumnya Suroto,” pungkasnya.(kh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: