Sampaikan Alih Status Jadi UIN Madura ke Bupati, Rektor IAIN Madura minta Dukungan Perluasan Lahan

Mohammad Kosim Rektor IAIN Madura, saat memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus DEMA IAIN Madura di Gedung Auditorium IAIN Madura, Senin (22/2/2021).

PAMEKASAN,Newsrepublik.com-Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Madura meminta dukungan perluasan lahan kampus kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan, yang sebelumnya juga di sampaikan kepada Anggota DPR RI Dapil Madura Mohammad Ali Ridha Dari komisi VIII Fraksi Golkar, dimana tujuan akan dilakukannya perluasan lahan kampus ini untuk mewujudkan rencana alih status IAIN Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura.

Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim mengaku sudah bertemu dengan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam untuk meminta dukungan perihal perluasan kampus IAIN Madura.

Bacaan Lainnya

Kata dia, luas lahan yang dimiliki IAIN Madura saat ini hanya 5,3 hektar saja.
Sedangkan persyaratan untuk alih status menjadi UIN Madura, harus memiliki lahan seluas 10 hektar.

“Semua persyaratan sudah terpenuhi, kecuali mengenai luas lahan masih belum terpenuhi,” kata Mohammad Kosim saat memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus DEMA IAIN Madura di Gedung Auditorium IAIN Madura, Senin (22/2/2021).

Rektor yang akrab disapa Kosim itu juga menjelaskan, saat ini IAIN Madura memiliki mahasiswa sekitar 10 ribu. Jumlah mahasiswa sebanyak itu berasal dari berbagai kabupaten dan daerah Meliputi, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Jawa, Papua dan Kalimantan.

Sedangkan, program studi yang dimiliki IAIN Madura sebanyak 20 disiplin ilmu.
Di antaranya, 17 program studi Sarjana, dan 3 program studi S2.
“Setiap tahun pendaftar yang ingin masuk IAIN Madura sangat luar biasa. Tapi lebih banyak yang tidak diterima ketimbang yang diterima,” ungkap Kosim.
Menurut Kosim, alasan IAIN Madura lebih banyak tidak menerima mahasiswa baru karena keterbatasan jumlah ruang kelas.
Kata dia, penyebab ruang kelas itu terbatas lantaran lahan yang dimiliki IAIN Madura juga terbatas.
“Makanya beberapa waktu lalu kami melakukan silaturrahmi dengan Bupati Pamekasan untuk membicarakan perihal prosedur perluasan lahan kampus,” ujar Kosim.
“Siapa tahu nanti proses perluasan lahan ini dibantu Pemkab Pamekasan bisa lebih mudah agar IAIN Madura bisa beralih status menjadi UIN Madura,” harapnya.(her/kh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan